mawar merah kau begitu indah
saat merekah berhias titik embun pagi
takkan pernah lelah ku memandangimu.
meski tak bisa ku memetikmu
karena kau telah bersanding
bersanding dengan tajamnya duri
ku terima walau hanya dimata
biarlah indahmu hanya menjadi gelora
tapi kan tetap mengharumkan jiwa
jiwa yang tak pernah bisa berpaling
mesti telah kau hianati
aku hanya bisa berucap terimakasih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar